Nyeri pada kanker serviks sering muncul akibat penyebaran tumor ke jaringan sekitar yang menekan saraf panggul, kandung kemih, rektum, dan saluran kemih. Keluhan awal berupa perdarahan di luar menstruasi, perdarahan setelah hubungan seksual, atau keputihan abnormal, sedangkan pada stadium lanjut pasien mengalami nyeri menetap di perut bawah, pinggang, hingga paha. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) sebagai terapi nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri pada pasien kanker serviks. Metode yang digunakan adalah studi kasus keperawatan pada pasien perempuan usia 71 tahun yang dirawat selama 26–28 November 2025. Intervensi SEFT diberikan selama tiga hari bersamaan dengan terapi ketorolac 30 mg setiap 8 jam. Hasil menunjukkan penurunan skala nyeri ESAS dari 9 menjadi 6, disertai perbaikan tanda vital berupa tekanan darah yang lebih stabil (111/78 mmHg) dan penurunan frekuensi nadi dari 93 menjadi 87 kali/menit. Temuan ini menunjukkan bahwa SEFT efektif sebagai terapi pendukung untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien secara holistik.
Copyrights © 2026