Scabies merupakan penyakitkulit menular yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes Scabies dan sering terjadi pada remaja akibat personal hygiene yang buruk serta kondisi lingkungan tempat tinggal yang tidak memenuhi syarat, termasuk ventilasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ventilasi dan personal hygiene dengan kejadian Scabies pada remaja di Desa Muara Jalai wilayah kerja UPT Puskesmas Sawah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain case control dan melibatkan 64 responden yang terdiri dari 32 kasus dan 32 kontrol serta data dikumpulkan melalui lembar observasi dan lembar kuesioner, kemudian di analisis menggunakan uji Chi square. Hasil analisis univariat diperoleh bahwa 36 responden (56,2%) memiliki personal hygiene buruk dan 38 responden (59,4%) memiliki luas ventilasi ruang tidur yang tidak memenuhi syarat. Hasil uji statistik Chi square menunjukan bahwa ada hubungan personal hygiene dengan Scabies pada remaja dengan p value 0,0001 dan ada hubungan luas ventilasi ruang tidur dengan kejadian Scabies pada remaja dengan p value 0,0001. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan secara signifikan antara ventilasi ruang tidur dan personal hygiene dengan kejadian Scabies pada remaja di Desa Muara Jalai wilayah kerja UPT Puskesmas Sawah. Diharapkan agar remaja meminimalkan kebiasaan berbagi barang pribadi dengan individu lain untuk mengurangi risiko penularan Scabies.
Copyrights © 2026