Teknodimas: Teknologi Pengabdian Masyarakat


Pemanfaatan Avocado Dessert sebagai Makanan Tambahan pada Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting di Desa Segene Balik Kecamatan Kute Panang Aceh Tengah

Fitri Yani (Fakultas Pertanian, Universitas Teuku Umar)
Irawani Irawani (Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar)
Yuda Fajriah (Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Teuku Umar)
Desi Sarfika (Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar)
Annizar Annizar (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Teuku Umar)
Muktari Muktari (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Teuku Umar)
Mirna Ria Andini (Jurusan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Teuku Umar)
Sanusi Sanusi (Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar)
Cukri Rahmi Niani (Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar)
Hayatun Maghfirah (Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar)



Article Info

Publish Date
19 Apr 2025

Abstract

Stunting adalah kondisi ketika pertumbuhan dan perkembangan seorang anak terhambat akibat malnutrisi kronis, perawatan yang tidak memadai, dan kondisi kehidupan yang buruk. Kondisi ini biasanya terjadi pada tahun-tahun awal kehidupan, terutama sebelum usia lima tahun. Stunting sering ditandai dengan tinggi badan yang rendah untuk usia tertentu, yang mengindikasikan bahwa tinggi badan anak tersebut jauh di bawah tinggi rata-rata untuk kelompok usianya, terlebih lagi di negara berkembang seperti Indonesia. Terdapat beberapa daerah yang memiliki masalah stunting yang sangat mudah ditemui, contohnya di Aceh Tengah. Aceh Tengah memiliki peringkat stunting yang cukup tinggi di beberapa daerahnya. Kondisi geografis dan akses terhadap pangan bergizi menjadi tantangan tersendiri dalam mengatasi permasalahan ini. Gizi merupakan faktor yang perlu kita jaga karena memiliki peran penting bagi tubuh kita dan pertumbuhan serta perkembangan anak yang optimal. Kekurangan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan dapat berdampak jangka panjang pada kualitas hidup anak. Buah alpukat mengandung nutrisi dan lemak tak jenuh yang baik untuk bayi, yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan otak dan tubuhnya. Buah alpukat juga mengandung nutrisi yang tinggi untuk bayi seperti vitamin dan mineral. Beberapa di antaranya adalah vitamin C, A, K, E, dan B6, serta folat, tiamin, kalsium, zat besi, kalium, dan natrium. Pemanfaatan alpukat sebagai PMT (Pemberian Makanan Tambahan) merupakan upaya pencegahan stunting di Desa Segene Balik. Metode yang digunakan pada pengabdian ini yaitu metode sosialisasi dengan membagikan brosur untuk mengenalkan salah satu olahan alpukat yang dapat bermanfaat mencegah stunting, yaitu dessert alpukat. Hasil dari kegiatan ini adalah ibu-ibu kader mampu mengolah alpukat untuk mencegah stunting di Desa Segene Balik.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

teknodimas

Publisher

Subject

Description

Jurnal Teknologi Pengabdian Masyarakat, dibaca TEKNODIMAS adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar. Jurnal ini merupakan jurnal yang mencakup isu-isu hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini sebagai media ...