Cukri Rahmi Niani
Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Avocado Dessert sebagai Makanan Tambahan pada Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting di Desa Segene Balik Kecamatan Kute Panang Aceh Tengah Fitri Yani; Irawani Irawani; Yuda Fajriah; Desi Sarfika; Annizar Annizar; Muktari Muktari; Mirna Ria Andini; Sanusi Sanusi; Cukri Rahmi Niani; Hayatun Maghfirah
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v3i1.10936

Abstract

Stunting adalah kondisi ketika pertumbuhan dan perkembangan seorang anak terhambat akibat malnutrisi kronis, perawatan yang tidak memadai, dan kondisi kehidupan yang buruk. Kondisi ini biasanya terjadi pada tahun-tahun awal kehidupan, terutama sebelum usia lima tahun. Stunting sering ditandai dengan tinggi badan yang rendah untuk usia tertentu, yang mengindikasikan bahwa tinggi badan anak tersebut jauh di bawah tinggi rata-rata untuk kelompok usianya, terlebih lagi di negara berkembang seperti Indonesia. Terdapat beberapa daerah yang memiliki masalah stunting yang sangat mudah ditemui, contohnya di Aceh Tengah. Aceh Tengah memiliki peringkat stunting yang cukup tinggi di beberapa daerahnya. Kondisi geografis dan akses terhadap pangan bergizi menjadi tantangan tersendiri dalam mengatasi permasalahan ini. Gizi merupakan faktor yang perlu kita jaga karena memiliki peran penting bagi tubuh kita dan pertumbuhan serta perkembangan anak yang optimal. Kekurangan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan dapat berdampak jangka panjang pada kualitas hidup anak. Buah alpukat mengandung nutrisi dan lemak tak jenuh yang baik untuk bayi, yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan otak dan tubuhnya. Buah alpukat juga mengandung nutrisi yang tinggi untuk bayi seperti vitamin dan mineral. Beberapa di antaranya adalah vitamin C, A, K, E, dan B6, serta folat, tiamin, kalsium, zat besi, kalium, dan natrium. Pemanfaatan alpukat sebagai PMT (Pemberian Makanan Tambahan) merupakan upaya pencegahan stunting di Desa Segene Balik. Metode yang digunakan pada pengabdian ini yaitu metode sosialisasi dengan membagikan brosur untuk mengenalkan salah satu olahan alpukat yang dapat bermanfaat mencegah stunting, yaitu dessert alpukat. Hasil dari kegiatan ini adalah ibu-ibu kader mampu mengolah alpukat untuk mencegah stunting di Desa Segene Balik.
Sosialisasi Penggunaan E-Commerce untuk Pemasaran Kompos Gampong Gajah Ayee Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie Cut Mutia; Hayatun Maghfirah; Abdurrahman Ridho; Isyatur Raziah; Ana Elvia Jakfar; Andriani Putri; Cukri Rahmi Niani; Nica Astrianda; Inseun Yuri Selena
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v2i2.10527

Abstract

Era digital saat ini, pemanfaatan platform e-commerce membuka peluang besar bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar mereka tanpa dibatasi oleh geografi. Namun, banyak pelaku usaha di pedesaan, termasuk di Gampong Gajah Ayee, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, belum sepenuhnya memanfaatkan teknologi ini untuk pemasaran produk kompos yang mereka hasilkan. Produk kompos di Gampong Gajah Ayee memiliki potensi besar, terutama mengingat meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya produk ramah lingkungan. Kompos yang diproduksi oleh warga setempat merupakan sumber daya yang bernilai tinggi dalam mendukung pertanian organik dan keberlanjutan lingkungan. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan pengetahuan masyarakat terkait strategi pemasaran modern, terutama dalam memanfaatkan e-commerce sebagai alat untuk memperluas jangkauan pasar. Kendala lain yang dihadapi oleh masyarakat Gampong Gajah Ayee adalah kurangnya akses terhadap pelatihan dan informasi terkait teknologi pemasaran digital. Meskipun infrastruktur internet di daerah ini semakin berkembang, pemahaman masyarakat mengenai cara memanfaatkan teknologi tersebut masih minim. Hal ini menyebabkan produk kompos yang dihasilkan sulit bersaing di pasar yang lebih luas, karena pemasaran masih dilakukan secara tradisional dan hanya terbatas pada konsumen lokal. Oleh karena itu, sosialisasi dan pelatihan mengenai penggunaan e-commerce menjadi kebutuhan mendesak untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat, terutama dalam memasarkan produk kompos secara lebih efektif dan efisien. Melalui pengabdian masyarakat ini, diharapkan dapat tercipta kesadaran dan kemampuan bagi pelaku usaha kompos di Gampong Gajah Ayee untuk memanfaatkan e-commerce dalam upaya meningkatkan pendapatan dan memperluas pangsa pasar mereka.