Pemanfaatan daun waru (Hibiscus tiliaceus L.) sebagai salah satu sumber daya alam yang terdapat di daerah pesisir, terutama di kawasan pesisir Gampong Cot, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, sebagai pembungkus tempe merupakan upaya untuk mengurangi penggunaan plastik yang berlebihan. Pada proses pembuatan tempe saat ini, umumnya menggunakan plastik sebagai bahan pembungkus. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan tujuan memberdayakan masyarakat Gampong Cot, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat. Proses pembuatan tempe yang sebelumnya menggunakan plastik sebagai pembungkus luar, kini diganti dengan daun waru (Hibiscus tiliaceus L.) yang bertujuan meminimalkan penggunaan plastik yang merupakan sampah yang sulit terdegradasi. Daun Waru (Hibiscus tiliaceus L.) yang yang digunakan banyak terdapat di kawasan pesisir Gampong Cot, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, yang selama ini kurang dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Hasil pengabdian ini, antara lain berupa pembungkus tempe yang berbahan alami, tidak merusak lingkungan, serta memanfaatkan hasil alam yang tersedia di kawasan tersebut yang sebelumnya tidak dimanfaatkan secara maksimal. Poin yang sangat penting adalah inovasi ini dapat meminimalkan biaya produksi tempe. Luaran yang diharapkan untuk kalangan akademisi, antara lain adalah artikel jurnal terakreditasi.
Copyrights © 2025