Teknodimas: Teknologi Pengabdian Masyarakat


Strategi Pengembangan Desa Wisata Melalui Pendekatan Kolaboratif di Kuala Trang

Feni Rotiva (Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Faklutas Pertanian, Universitas Teuku Umar)
Jaminah Jaminah (Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Faklutas Pertanian, Universitas Teuku Umar)
Sabki Sabki (Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Faklutas Pertanian, Universitas Teuku Umar)
Nurul Husni (Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Faklutas Pertanian, Universitas Teuku Umar)
Faizal Rahman (Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Faklutas Pertanian, Universitas Teuku Umar)
Dian Rosalina (Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Faklutas Pertanian, Universitas Teuku Umar)
Noer Octaviana Maliza (Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Faklutas Pertanian, Universitas Teuku Umar)
Nafisah Eka Puteri (Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Faklutas Pertanian, Universitas Teuku Umar)



Article Info

Publish Date
16 Oct 2025

Abstract

Pengembangan desa wisata diyakini sebagai strategi pemulihan ekonomi dan pelestarian budaya, termasuk untuk Desa Kuala Trang di Nagan Raya yang memiliki potensi wisata pesisir namun belum tergarap optimal. Tantangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur, kapasitas SDM, dan promosi. Artikel ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Desa Kuala Trang melalui pendekatan kolaboratif multi-pihak (pentahelix). Metode yang digunakan diawali dengan observasi dan pemetaan potensi, dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan perangkat desa, masyarakat, pemerintah daerah, akademisi, dan industri untuk melakukan analisis SWOT dan menyusun rencana aksi. Hasil observasi mengonfirmasi perlunya sinergi antar pemangku kepentingan, dimana masing-masing memiliki peran kunci. Hasil FGD menghasilkan strategi berbasis analisis SWOT, yang merekomendasikan empat pendekatan utama: pemanfaatan peluang oleh kekuatan internal (S-O), mitigasi ancaman oleh kekuatan internal (S-T), pemanfaatan peluang untuk mengatasi kelemahan (W-O), dan strategi defensif untuk mengatasi kelemahan dan ancaman (W-T). Respon masyarakat menunjukkan minat tinggi untuk terlibat, terutama sebagai pengelola spot wisata, dengan kebutuhan prioritas pada pembangunan fasilitas dan promosi. Simpulan dari artikel ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi Kuala Trang menjadi desa wisata yang berkelanjutan daninklusif bergantung pada implementasi rencana aksi kolaboratif yang terfokus pada pemberdayaan masyarakat, pembangunan infrastruktur, dan pemasaran yang berkelanjutan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

teknodimas

Publisher

Subject

Description

Jurnal Teknologi Pengabdian Masyarakat, dibaca TEKNODIMAS adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar. Jurnal ini merupakan jurnal yang mencakup isu-isu hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini sebagai media ...