Stunting adalah permasalahan serius yang dapat menghambat perkembangan anak, biasanya disebabkan oleh kurangnya asupan gizi pada masa balita. Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mengatasi stunting. Menteri Kesehatan Republik Indonesia telah mengeluarkan Peraturan Nomor 2 Tahun 2020 mengenai standar antropometri anak sebagai acuan. Stunting pada balita ditandai dengan tinggi badan yang tidak sesuai dengan usianya. Pendidikan berperan penting dalam mencetak generasi berkualitas di masa depan. Salah satu upaya pencegahan stunting dilakukan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kuta Batu, Kabupaten Aceh Singkil. Program ini bertujuan memberikan pemahaman kepada ibu-ibu mengenai pentingnya Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi untuk mendukung tumbuh kembang anak. Dalam kegiatan ini, peserta KKN membuat produk pencegahan stunting menggunakan bahan dasar ikan gabus, yang kaya akan gizi. Makanan olahan ini disukai oleh warga desa Kuta Batu. Ikan gabus mengandung banyak nutrisi, seperti, Protein, Omega 3, Vitamin A, Kalsium, Fosfor, Kalium, Zat besi, Natrium, Tembaga, Seng. Salah satu manfaatnya membangun dan menjaga kekuatan dan membantu memaksimalkan pemeliharaan tulang. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya PMT dan gizi seimbang untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.
Copyrights © 2024