Penulisan kutipan dalam media sosial sering kali mengandung kesalahan afiksasi dan ejaan, yang dapat memberikan contoh baik maupun sebaliknya, menunjukkan ketidaktepatan dalam penulisan. Kesalahan ini, terutama di Instagram, dapat membentuk kebiasaan buruk dalam penggunaan bahasa Indonesia yang benar, khususnya dalam menulis teks deskripsi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kesalahan afiksasi dan ejaan dalam kutipan di Instagram serta teks deskripsi siswa, dan memperbaikinya sesuai dengan kaidah yang berlaku. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian terdiri dari kata, frasa, klausa, dan kalimat yang terdapat dalam unggahan kutipan pada akun beberapa siswa/i. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat (1) kesalahan afiksasi berupa penggunaan prefiks, sufiks, infiks, dan konfiks; (2) kesalahan ejaan yang mencakup penulisan kata, huruf kapital, dan tanda baca; serta (3) dampak negatif terhadap kemampuan menulis teks deskripsi. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat memilih topik yang lebih mendalam terkait kesalahan pada tataran morfologi dan ejaan, serta memfokuskan pada upaya perbaikan dalam pengajaran bahasa Indonesia di sekolah.
Copyrights © 2025