Dalam dunia sastra, musik seringkali menjadi medium penyampaian pesan yang efektif melalui lirik-liriknya. Lirik lagu dapat dianggap sebagai karya sastra karena memiliki unsur-unsur sastra seperti diksi, gaya bahasa, dan makna tersirat. Hal ini membuat lirik lagu mampu menggugah emosi, menyampaikan cerita, dan memberikan nilai-nilai tertentu kepada pendengarnya. pengumpulan data dalam penelitian kualitatif yang utama adalah observasi partisipatif yang mendalam, ditambah kajian dokumen, yang bertujuan tidak hanya untuk menggali data, tetapi juga untuk mengungkap gaya perbandingan terdapat di lirik lagu album menari dengan bayanga karya Hindia lagu Menari Dengan Bayangan karya Hindia dan Album Truth, Cry, and Lie Karya Letto. Album Menari dengan Bayangan karya Hindia. Deskripsi data dalam penelitian ini mencakup analisis diksi yang terbagi dalam tiga kategori: konotasi, denotasi, dan kata konkret, dengan total 68 (enam puluh delapan) temuan. Selain itu, terdapat 50 (lima puluh ) temuan terkait gaya bahasa, yang meliputi perbandingan, personifikasi, antisipasi, perumpamaan, antitesis, depersonifikasi, dan pleonasme. 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu album Menari dengan Bayangan dapat dijadikan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya untuk materi diksi dan gaya bahasa. Lirik lagu ini menawarkan contoh nyata penerapan diksi dan gaya bahasa dalam karya sastra modern.
Copyrights © 2025