Manajemen kehadiran tenaga pendidik di lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berperan penting dalam menjaga kedisiplinan dan kelancaran administrasi sekolah. Namun, TK Kasih Bunda yang berlokasi di Lubuk Malako, Kabupaten Solok Selatan, masih menghadapi kendala operasional akibat penggunaan sistem absensi konvensional berbasis kertas manual. Metode ini rentan terhadap kesalahan pencatatan, risiko kerusakan fisik dokumen, serta membutuhkan waktu rekapitulasi bulanan yang lama oleh kepala sekolah. Guna mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merancang, mengimplementasikan, dan mendiseminasi sistem absensi digital tepat guna berbasis Radio Frequency Identification (RFID) dan Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan Google Sheets. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi empat tahapan utama, yaitu analisis situasi dan koordinasi dengan mitra, perancangan sistem berbasis mikrokontroler ESP32, pelatihan serta instalasi alat secara langsung di sekolah, dan pendampingan operasional berkala. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi RFID berhasil memodernisasi administrasi mitra secara signifikan. Berdasarkan evaluasi pasca-kegiatan, tingkat kepuasan guru terhadap kemudahan penggunaan alat mencapai 95%, sedangkan aspek efisiensi waktu rekapitulasi bulanan memperoleh respons positif sebesar 92%. Penerapan sistem ini terbukti mampu mengeliminasi risiko manipulasi data, memangkas waktu rekap data kehadiran bulanan dari hitungan jam menjadi hitungan menit secara otomatis, serta meningkatkan transparansi dan budaya disiplin kerja di lingkungan TK Kasih Bunda.
Copyrights © 2026