Al-Muhasib: Journal of Islamic Accounting and Finance
Vol. 5 No. 2 (2025)

Integrating Sharia Compliance into Risk Management Practices in Islamic Microfinance Institutions: (Integrasi Kepatuhan Syariah dalam Praktik Manajemen Risiko pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah)

Dwi Meilindri (Universitas Ahmad Dahlan)
Uswatun Hasanah (Universitas Ahmad Dahlan)
Hilma Fanniar Rohman (Universitas Ahmad Dahlan)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2025

Abstract

Abstract: This study examines the implementation of sharia compliance in risk management at KSPPS BMT Bina Ihsanul Fikri (BMT BIF) Yogyakarta as an Islamic Microfinance Institution (LKMS). The research employs a qualitative case study approach using document analysis and literature review to explore how sharia principles are integrated into operational risk management practices. The findings reveal that BMT BIF applies sharia-compliant contracts, transparent governance, and supervision by the Sharia Supervisory Board (DPS) to ensure avoidance of riba, gharar, and maisir in financial transactions. Risk mitigation is conducted through prudential financing analysis, restructuring mechanisms based on mutual agreement, and internal monitoring procedures. However, challenges remain, including low sharia financial literacy among members, limited human resources with sharia expertise, and insufficient digital-based audit systems. Strengthening strategies include continuous staff training, optimization of DPS roles, and gradual digitalization of information systems to enhance early risk detection. Consistent implementation of sharia compliance has contributed to increased member trust and institutional sustainability. Novelty of this study lies in integrating sharia compliance as an integral component of operational risk management within a cooperative-based Islamic microfinance institution, a perspective that remains limited in previous empirical studies on LKMS. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan kepatuhan syariah dalam manajemen risiko pada KSPPS BMT Bina Ihsanul Fikri (BMT BIF) Yogyakarta sebagai Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS). Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif melalui analisis dokumen dan kajian literatur untuk mengkaji integrasi prinsip-prinsip syariah dalam praktik pengelolaan risiko operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMT BIF menerapkan akad-akad sesuai fatwa DSN-MUI, tata kelola transparan, serta pengawasan aktif Dewan Pengawas Syariah (DPS) guna memastikan terhindarnya praktik riba, gharar, dan maisir. Proses mitigasi risiko dilakukan melalui analisis kelayakan pembiayaan secara hati-hati, restrukturisasi berbasis musyawarah, serta pengawasan internal. Namun demikian, masih ditemukan kendala berupa rendahnya literasi keuangan syariah anggota, keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten di bidang syariah, serta belum optimalnya sistem audit digital. Strategi penguatan dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan, optimalisasi peran DPS, dan digitalisasi sistem informasi. Implementasi kepatuhan syariah secara konsisten terbukti meningkatkan kepercayaan anggota dan mendukung keberlanjutan lembaga. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi kepatuhan syariah sebagai bagian dari manajemen risiko operasional pada LKMS berbasis koperasi, yang masih terbatas dikaji dalam penelitian sebelumnya.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

almuhasib

Publisher

Subject

Description

Focus Al-Muhasib: Journal of Islamic Accounting and Finance covers in detail a large number of topics related to Islamic Accounting, Islamic Finance, and Tax. Comprising the latest empirical studies, country-specific studies, policy evaluations of Islamic economics, and comparative international ...