Bullying pada jenjang sekolah dasar merupakan fenomena yang berdampak signifikan terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk, faktor penyebab, dampak, serta implikasi bullying di SDIT Ar-Risalah Kartasura. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying terjadi dalam bentuk fisik, verbal, dan sosial, dengan bullying verbal sebagai bentuk yang paling dominan. Faktor penyebab melibatkan interaksi antara faktor individu, teman sebaya, lingkungan sekolah, dan keluarga, di mana dinamika kelompok menjadi penguat utama. Dampak bullying dirasakan oleh korban, pelaku, dan pengamat, baik secara psikologis, sosial, maupun akademik. Analisis berdasarkan Teori Ekologi Bronfenbrenner, Social Learning Theory, dan teori Olweus menunjukkan bahwa bullying merupakan fenomena multidimensional. Oleh karena itu, diperlukan upaya penanganan yang komprehensif melalui penguatan pengawasan, pendidikan karakter berbasis praktik, program anti-bullying, serta pelibatan guru dan orang tua.
Copyrights © 2026