Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran keaktifan belajar fisika peserta didik SMAN 15 Luwu ditinjau berdasarkan penerapan model pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran fisika tahun ajaran 2022/2023. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu keaktifan belajar fisika peserta didik. Subjek penelitian ini yaitu kelas XI Mipa 3 yang terdiri dari 30 peserta didik. Data hasil penelitian diperoleh dengan melakukan pengamatan secara langsung dan mengisi lembar observasi dengan indikator menulis rangkuman materi, mengerjakan soal Latihan, mencatat hasil kelompok, menulis pendapat mengenai pokok bahasan, menulis pertanyaan, dan menuliskan jawaban. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa keaktifan belajar pada pertemuan pertama pendidik menggunakan model pembelajaran langsung berada pada kategori kurang aktif dengan persentase 73.3% dan kategori cukup aktif dengan persentase 26.7%. keaktifan belajar fisika peserta didik pada pertemuan kedua dan ketiga menggunakan model Problem Based Learning. Pada pertemuan kedua keaktifan belajar fisika peserta didik berada pada kategori cukup aktif dengan persentase 60% dan aktif dengan persentase 40%. Sedangkan pada pertemuan ketiga keaktifan belajar fisika peserta didik terbagi menjadi tiga kategori yaitu cukup aktif sebanyak 1 peserta didik dengan persentase 3.3%, aktif sebanyak 21 peserta didik dengan persentase 70% dan sangat aktif sebanyak 8 peserta didik dengan persentase 26.7%.
Copyrights © 2024