Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan fisik terprogram terhadap perubahan nilai konsumsi oksigen maksimal (VO?Max) pada siswa SMP Negeri 3 Keruak. Metode penelitian menggunakan eksperimen semu dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian sebanyak 30 siswa ekstrakurikuler karate, yang dibagi menjadi dua kelompok: eksperimen (15 siswa) dan kontrol (15 siswa). Instrumen pengukuran menggunakan Multistage Fitness Test (Beep Test) untuk menilai VO?Max sebelum dan sesudah perlakuan. Program latihan fisik terprogram dilaksanakan selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu, durasi 40–45 menit/sesi, dan intensitas 80–95% denyut jantung maksimal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata VO?Max pada kelompok eksperimen sebesar 12,48 ml/kg/menit (40,9%), lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya meningkat 4,97 ml/kg/menit (16,5%). Uji t menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (t = 6,132; p < 0,001), dengan efek besar (Cohen’s d = 1,77). Dengan demikian, latihan fisik terprogram efektif dalam meningkatkan kapasitas aerobik siswa SMP Negeri 3 keruak.
Copyrights © 2026