Adsorben berbasis nanomagnetik termodifikasi telah dikembangkan untuk berbagai keperluan, diantaranya penarikan ion logam. Penelitian ini memaparkan metode sintesis adsorben nanomagnetik terlapis silika terfungsionalisasi Ethylene Diamine Tetraacetic Acid (EDTA) sebagai adsorben ion tembaga(II), menentukan karakteristiknya dan kinerjanya sebagai adsorben ion tembaga (II). Sintesis dan karakterisasi adsorben dilakukan dalam beberapa tahap 1) Sintesis nanomagnetit dilakukan dengan metode kopresipitasi, 2) pelapisan nanomagnetit dengan silika, untuk mendapatkan Fe3O4/SiO2, 3) Fungsionalisasi Fe3O4/SiO2 dengan (3-Aminopropyl) triethoxysilane (APTES) dan pengikatan Ethylene Diamine Tetraacetic Acid (EDTA). Nanomagnetit dan adsorben hasil sintesis dikarakterisasi untuk mengetahui gugus fungsi yang terbentuk dengan Fourier Transform Infra- Red (FTIR), kristalinitas yang terbentuk dengan X-Ray Powder Diffraction (XRD), morfologi permukaan dengan Scanning Electron Microscopy (SEM), dan sifat kemagnetannya dengan Vibrating Sample Magnetometer (VSM). Hasil analisis karakterisasi adsorben menunjukkan telah dihasilkan adsorben nanomagnetit terlapis silika terfungsionalisasi EDTA menurut profil spektra menunjukkan puncak 682 cm-1 yang merupakan puncak gugus Fe-O dan puncak 1627 cm-1 merupakan puncak gugus karboksil dari Ethylene Diamine Tetraacetic Acid (EDTA). Hasil karakterisasi XRD menunjukkan pola difraksi kristal hasil sintesis identik dengan pola difraksi nanomagnetit dengan magnetisasi adsorben 48 emu/g. Kemampuan adsorpsi optimal adsorben terhadap ion tembaga(II) sebesar 0.051 mg/g.
Copyrights © 2024