Kebutuhan energi terbarukan terus meningkat dan penelitian terus dilakukan dalam hal pencarian efisiensi, efektivitas, dan adaptabilitas. Di Indonesia, energi terbarukan yang dipersiapkan dalam jumlah besar adalah biodiesel. Sebagai salah satu negara agraris, sumber daya alam berupa minyak nabati perlu dieksplorasi untuk menampilkan potensi bahan baku biodiesel. Berbagai jenis bahan baku tersebut dapat menghasilkan jenis biodiesel dengan kualitas yang berbeda. Pemahaman terhadap kualitas ini mengarah pada suatu karakter biodiesel, yakni densitas, viskositas, bilangan asam, dan yield. Dalam kajian ini, penulis merepresentasikan pengaruh jenis bahan baku minyak terhadap karakter biodiesel dengan menelusuri literatur jurnal. Biodiesel yang dihasilkan dari proses transesterifikasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengaruh jenis bahan baku terhadap karakteristik biodiesel yang dihasilkan adalah berbeda-beda tetapi sesuai SNI SNI 04-7182-2006. Sedangkan pengaruh jenis bahan baku terhadap yield biodiesel yang dihasilkan adalah diperoleh bahan baku minyak kelapa yang memiliki yield biodiesel tertinggi (98,5%) dari reaksi optimum transesterifikasi beberapa bahan baku biomassa. Jadi, bahan baku memainkan peranan penting produksi biodiesel.
Copyrights © 2025