Keterbatasan akses listrik masih menjadi kendala nyata bagi banyak desa di Indonesia, sehingga sejumlah kawasan pedesaan belum memiliki penerangan jalan umum saat malam tiba. Kegiatan pengabdian ini menjawab persoalan tersebut di Kampung Panday, Desa Batubantar, tidak hanya dengan memasang sistem Penerangan Jalan Umum-Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PJU-PLTS), tetapi juga disertai pengarahan singkat kepada Ketua RT dan pemuda setempat mengenai cara pengoperasian dan perawatan dasar agar mereka dapat menjaga sistem tersebut setelah masa pendampingan tim mahasiswa berakhir. Pelaksanaan kegiatan mencakup enam tahap yang saling berkaitan: survei lokasi, identifikasi kebutuhan energi, perancangan sistem, instalasi, uji coba fungsi, serta pengarahan singkat kepada Ketua RT dan pemuda setempat mengenai langkah dasar troubleshooting dan perawatan panel. Evaluasi pascapelaksanaan menunjukkan bahwa sistem penerangan berfungsi sesuai rancangan secara mandiri di luar jaringan PLN, sementara pengarahan yang diberikan membantu Ketua RT dan pemuda setempat memahami cara kerja sistem surya dan kebutuhan perawatannya. Di luar manfaat penerangan itu sendiri, temuan utama kegiatan ini adalah bahwa memadukan instalasi teknis dengan transfer pengetahuan yang disengaja merupakan faktor penentu keberlangsungan sistem PJU-PLTS pedesaan setelah tim pelaksana meninggalkan lokasi, sehingga dapat menjadi model yang direplikasi pada program energi komunitas serupa di tempat lain.
Copyrights © 2026