Sekam padi merupakan salah satu limbah pertanian yang tersedia di Desa Kebonratu, Kabupaten Serang, namun pemanfaatannya masih terbatas sehingga belum memberikan nilai tambah secara optimal bagi masyarakat. Melalui Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 27 Universitas Bina Bangsa, dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa workshop partisipatif pengolahan sekam padi menjadi briket dan pupuk kompos sebagai upaya pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pengalaman praktis kepada masyarakat dalam memanfaatkan limbah sekam padi menjadi produk bernilai guna dan berpotensi memiliki nilai tambah. Workshop diikuti oleh 35 peserta dan dilaksanakan melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta diskusi dan tanya jawab. Data kegiatan diperoleh melalui observasi terhadap pelaksanaan workshop dan keterlibatan peserta yang didukung dengan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta terlibat dalam rangkaian workshop dan mampu mengikuti tahapan pembuatan briket yang didemonstrasikan. Peserta juga mempraktikkan tahapan awal pembuatan pupuk kompos yang memerlukan proses pengomposan lanjutan setelah workshop. Kegiatan ini telah memperkenalkan alternatif pemanfaatan limbah pertanian secara lebih produktif sekaligus memberikan pengalaman praktis awal kepada masyarakat dalam mengolah sekam padi. Pendampingan lanjutan, pengujian kualitas produk, dan evaluasi pascakegiatan diperlukan untuk menilai keberlanjutan serta potensi pengembangan produk berbasis sekam padi di Desa Kebonratu.
Copyrights © 2026