Permasalahan sampah plastik, khususnya botol bekas, merupakan tantangan lingkungan yang signifikan di wilayah Cikeusal karena volumenya yang besar dan sifatnya yang membutuhkan ruang penyimpanan luas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara kuantitatif efektivitas inovasi alat pres botol plastik yang terintegrasi dengan tempat sampah daur ulang dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah serta tingkat partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan adalah kuantitatif eksperimental dengan pendekatan Pre-Experimental Design. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran langsung terhadap tingkat reduksi volume dan berat jenis sampah botol sebelum dan sesudah intervensi, serta penyebaran angket (kuesioner) kepada responden masyarakat setempat untuk mengukur tingkat kepuasan dan keterlibatan. Hasil analisis data secara kuantitatif menunjukkan bahwa penggunaan alat pres botol secara signifikan mampu mereduksi volume ukuran sampah botol plastik hingga 60–70%, yang berimplikasi pada efisiensi ruang penampungan sementara dan penurunan frekuensi transportasi daur ulang. Hasil olah data kuesioner juga memperlihatkan peningkatan persentase partisipasi aktif warga dalam memisahkan sampah organik dan anorganik secara konsisten. Inovasi ini terbukti secara terukur dan efektif merevolusi sistem pengelolaan sampah di Cikeusal menjadi lebih efisien, terstruktur, dan bernilai ekonomis.
Copyrights © 2026