Kenakalan remaja seperti penyalahgunaan narkoba, merokok, tawuran, dan bullying masih banyak ditemukan di lingkungan pendidikan, termasuk di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang. Rendahnya pemahaman remaja mengenai konsekuensi perilaku menyimpang serta lemahnya keterampilan menolak tekanan teman sebaya memperbesar risiko keterlibatan remaja dalam kenakalan tersebut. Program pengabdian “Generasi Resilien” dilaksanakan oleh Mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa Tahun 2026 sebagai upaya preventif melalui edukasi kepada siswa kelas VII SMPN 3 Baros. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, dengan sasaran 65 siswa, menggunakan media PPT, video edukasi, ceramah, dan diskusi, yang efektivitasnya diukur melalui pre-test/post-test dan skala sikap. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan mengenai bahaya narkoba, merokok, dan tawuran, meningkatnya niat menolak ajakan narkoba dan pergaulan bebas, serta peningkatan keterampilan hidup berupa berpikir kritis dan menolak tekanan teman sebaya. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan memperkuat resiliensi dan kesehatan mental remaja dalam menghadapi stres, kecemasan, dan tekanan sosial.
Copyrights © 2026