Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu penopang utama perekonomian masyarakat desa, namun sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi kendala legalitas usaha, ketiadaan sertifikat halal, dan lemahnya identitas visual produk (branding). Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa dilaksanakan di Desa Palurahan, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten pada Juli Agustus 2026 dengan program kerja bidang ekonomi berupa pemberdayaan UMKM melalui tiga aspek utama, yaitu pendampingan Nomor Induk Berusaha (NIB), pendampingan sertifikasi halal, dan penguatan branding produk. Sasaran kegiatan adalah 5 (lima) UMKM, yaitu Degan Jelly Zaqil, Aneka Kue Tradisional Hj. Eulis, Jamu Mba Ayu, Sera Sukun 72, dan Roti Al Fatihsyah. Metode pelaksanaan meliputi observasi, wawancara, dan pendampingan langsung secara bertahap kepada pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 2 dari 5 UMKM berhasil memperoleh NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS), 2 UMKM berhasil mengajukan pendaftaran sertifikasi halal dengan skema self declare, dan seluruh 5 UMKM memperoleh media branding baru berupa banner usaha sebagai identitas visual. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan yang terstruktur dan berkelanjutan dapat meningkatkan legalitas serta daya saing produk UMKM, meskipun capaian antar UMKM masih bervariasi karena perbedaan kesiapan dokumen dan pemahaman digital pelaku usaha
Copyrights © 2026