Ketahanan pangan menjadi bagian penting dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang, khususnya pada lingkup keluarga. Pengetahuan masyarakat yang masih terbatas mengenai pengelolaan lahan pekarangan dan teknik budidaya sayuran dapat menjadi hambatan dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui kegiatan penanaman bibit sayuran untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, serta keterlibatan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bersama anggota KWT RT 12 Pasir Waru, Desa Cimanuk, melalui kegiatan penyuluhan dan praktik penanaman bibit sayuran. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, demonstrasi, dan praktik penanaman secara langsung. Keterlibatan peserta dilakukan sejak proses pemberian informasi hingga pelaksanaan praktik agar pengetahuan yang diperoleh dapat langsung diterapkan. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai teknik penanaman, pemeliharaan tanaman, serta pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan tambahan bagi keluarga. Peserta juga memperlihatkan antusiasme selama kegiatan dan menunjukkan keinginan untuk melanjutkan penanaman secara mandiri di lingkungan masing-masing. Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini turut membangun kesadaran mengenai pentingnya pemanfaatan lahan secara produktif, ketahanan pangan keluarga, serta pelestarian lingkungan. Dengan demikian, pemberdayaan KWT melalui penanaman bibit sayuran dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara berkelanjutan di Desa Cimanuk.
Copyrights © 2026