Bandung Conference Series : Medical Science
9-16

Hubungan Massa Lemak Tubuh dan Aktivitas Fisik Terhadap Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNISBA

Muhammad Dafa Arsyi Munsyarief (Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Sadiah Achmad (Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung)
Widayanti (Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. Sleep disturbances are common health problems among university students, particularly medical students who face high academic pressure and tend to adopt inactive lifestyles. Body fat mass and physical activity are suspected to influence sleep quality. This study aimed to assess body fat mass, physical activity levels, sleep quality, and to analyze the relationship between body fat mass and physical activity with sleep quality among medical students at the Faculty of Medicine, Islamic University of Bandung. This research use a quantitative observational analytic method with a cross-sectional design. A total of 189 students were selected using purposive sampling. Body fat mass was measured using a Bioelectric Impedance Analyzer (BIA), physical activity was assessed using the IPAQ questionnaire, and sleep quality was measured using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data were analyzed using univariate and bivariate methods with Chi-Square and Spearman tests. The findings showed that most students had very high body fat mass (37%), low physical activity levels (73%), and poor sleep quality (83.6%). No significant relationship was found between body fat mass and sleep quality (p=0.441; r=0.164), nor between physical activity and sleep quality (p=0.631; r=0.532). In conclusion, body fat mass and physical activity were not significantly associated with sleep quality. Other factors, such as academic stres and lifestyle habits, are presumed to have a greater influence on students’ sleep quality. Abstrak. Gangguan tidur berdampak terhadap masalah kesehatan mahasiswa, terutama mahasiswa kedokteran yang menghadapi tekanan akademik tinggi dan gaya hidup kurang aktif. Massa lemak tubuh dan aktivitas fisik berpengaruh terhadap kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran massa lemak tubuh, aktivitas fisik, kualitas tidur, serta menganalisis hubungan antara massa lemak tubuh dan aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung. Penelitian menggunakan metode analitik observasional kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 189 mahasiswa yang dipilih menggunakan purposive sampling. Massa lemak tubuh diukur menggunakan Bioelectric Impedance Analyzer (BIA), aktivitas fisik menggunakan kuesioner IPAQ, dan kualitas tidur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan uji Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki massa lemak tubuh sangat tinggi (37%), aktivitas fisik rendah (73%), dan kualitas tidur buruk (83,6%). Tidak terdapat hubungan antara massa lemak tubuh dan kualitas tidur (p=0,441; r=0,164), serta antara aktivitas fisik dan kualitas tidur (p=0,631; r=0,532). Simpulan penelitian ini massa lemak tubuh dan aktivitas fisik tidak berhubungan dengan kualitas tidur. Faktor lain seperti stres akademik, dan gaya hidup diduga lebih berpengaruh terhadap kualitas tidur mahasiswa.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSMS

Publisher

Subject

Humanities Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Bandung Conference Series: Medical Science (BCSMS) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Kedokteran dengan ruang lingkup Age, ASI, BPJS Kesehatan, CGT, Dokter layanan primer, Fungsi diastolic, Gender, Hepatitis A dan B, Interval Anak Balita, ...