Bandung Conference Series : Medical Science
419-426

Hubungan Anggota Keluarga Perokok dengan Kejadian Pneumonia pada Balita

Dikri Zaelani (Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Ratna Dewi Indi Astuti (Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung)
Mochammad Faisal Afif Mochyadin (Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. Pneumonia remains a leading cause of morbidity and mortality among children under five years of age in developing countries. This study aimed to analyze the association between the presence of smoking family members and the incidence of pneumonia among under-five children at RSUD Al-Ihsan Bandung. A case–control study design was employed, involving 80 participants divided equally into a case group (40 children with pneumonia) and a control group (40 children without pneumonia). Data were collected through direct interviews with parents or guardians in the pediatric inpatient ward, as well as through medical record review. Statistical analysis was performed using the Chi-square test for both univariate and bivariate analyses. The results indicated a significant association between the presence of smoking family members and the incidence of pneumonia in children (p = 0.044; OR = 2.513). However, further analysis showed no statistically significant relationship between the intensity of smoking behavior among family members and the occurrence of pneumonia (p = 0.124). In conclusion, the presence of smokers within the household constitutes a significant risk factor for pneumonia in children under five, regardless of the frequency of smoking exposure. Abstrak. Pneumonia merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita di negara berkembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara keberadaan anggota keluarga perokok dengan kejadian pneumonia pada balita di RSUD Al-Ihsan Bandung. Desain penelitian menggunakan pendekatan case-control dengan 80 sampel yang terbagi menjadi kelompok kasus (40 balita pneumonia) dan kelompok control (40 balita non-pneumonia). Pemilihan subjek dilakukan melalui wawancara langsung kepada orang tua atau wali pasien di ruang rawat inap anak serta penelusuran rekam medis rumah sakit. Data dianalisi menggunakan uji Chi-square secara univariat dan bivariat. Hasil menunjukkan terdapat hubungan antara eksistensi anggota keluarga perokok dengan kejadian pneumonia pada balita (p-value=0,044; OR=2,513). Namun, analisis lebih lanjut mengenai frekuensi merokok anggota keluarga tidak ditemukan korelasi yang signifikan secara statistic antara kalsifikasi berat-ringannya kebiasaan merokok keluarga dengan kejadian balita (p-value=0,124). Kesimpulannya eksistensi anggota keluarga perokok di dalam rumah merupakan faktor risiko pneumonia pada balita tanpa melihat frekuensi merokok itu sendiri.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSMS

Publisher

Subject

Humanities Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Bandung Conference Series: Medical Science (BCSMS) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Kedokteran dengan ruang lingkup Age, ASI, BPJS Kesehatan, CGT, Dokter layanan primer, Fungsi diastolic, Gender, Hepatitis A dan B, Interval Anak Balita, ...