Publish Date
30 Nov -0001
Abstract. Tuberculosis (TB) remains a public health problem, thus preventive efforts through Tuberculosis Preventive Therapy (TPT) are required for individuals at risk. The success of TPT is highly influenced by medication adherence, which is partly related to family support. This study aims to analyze the relationship between family support and medication adherence among individuals receiving TPT at Babatan Primary Health Center, Bandung City, in 2024–2025. The study subjects consisted of 44 individuals who met the inclusion criteria. The method used was observational analytic with a cross-sectional design. Data were collected using a family support questionnaire that had been tested for validity and reliability, while medication adherence was measured using the Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8). Data analysis was performed using the Fisher-Exact test. The results showed that most respondents had good family support (42 respondents; 95.45%) and high medication adherence (41 respondents; 93.18%). However, no significant relationship was found between family support and medication adherence to TPT (p = 0.113). These findings indicate that other factors beyond family support may have a greater influence on medication adherence among individuals undergoing TPT. Abstrak. Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) pada individu berisiko. Keberhasilan TPT sangat dipengaruhi oleh kepatuhan minum obat, yang salah satunya berkaitan dengan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada individu penerima TPT di Puskesmas Babatan Kota Bandung tahun 2024–2025. Subjek penelitian terdiri atas 44 individu yang memenuhi kriteria inklusi. Metode yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan kepatuhan minum obat diukur dengan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8). Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher-Exact. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga baik (42 responden; 95,45%) dan kepatuhan minum obat tinggi (41 responden; 93,18%). Namun, tidak ditemukan hubungan bermakna antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat TPT (p = 0,113).Temuan ini mengindikasikan adanya faktor lain di luar dukungan keluarga yang lebih berpengaruh terhadap kepatuhan minum obat.
Copyrights © 0000