Publish Date
30 Nov -0001
Abstract. Stunting is a growth failure condition resulting from chronic undernutrition, which adversely affects children’s physical, cognitive, and long-term health outcomes. Batang District has a high stunting prevalence, underscoring the need for effective, specific nutritional interventions. The provision of Special Dietary Foods (PDK) represents one of the government’s strategies to improve the nutritional status of stunted children. This study aimed to evaluate the effectiveness of this intervention. A pre–post study design without a control group was employed, involving 121 stunted children who received PDK for 90 days. Nutritional status was assessed using the height-for-age (H/A) indicator based on WHO standards, and changes were analyzed using the McNemar test. The results indicate that the 90-day PDK intervention reduced the proportion of stunted children by 21.6% among the 121 participants, while the remaining 78.4% remained stunted. The McNemar test yielded a p-value < 0.001, demonstrating a statistically significant change following the intervention. These findings suggest that PDK facilitates catch-up growth and contributes positively to linear growth improvement among stunted children. Therefore, the PDK program may be considered an effective intervention to support accelerated stunting reduction efforts. Abstrak. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis yang berdampak pada perkembangan fisik, kognitif, dan kesehatan jangka panjang anak. Kecamatan Batang memiliki prevalensi stunting yang tinggi sehingga diperlukan intervensi gizi spesifik yang efektif. Pemberian Pangan Diet Khusus (PDK) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperbaiki status gizi balita stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas program tersebut. Penelitian menggunakan desain pre–post tanpa kelompok kontrol dengan 121 balita stunting yang menerima PDK selama 90 hari. Status gizi diukur menggunakan indikator TB/U berdasarkan standar WHO, dan perubahan dianalisis menggunakan uji McNemar. Penelitian menunjukkan bahwa pemberian PDK selama 90 hari menghasilkan penurunan presentase balita stunting sebesar 21,6% dari total 121 balita yang mengalami stunting, sedangkan 78,4% sisanya masih mengalami stunting. Uji McNemar menunjukkan nilai p < 0,001 yang menandakan adanya perubahan signifikan setelah intervensi. Hasil ini menunjukkan bahwa PDK mampu mendorong pertumbuhan yang tertinggal dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan linier balita. Dengan demikian, program pemberian PDK dapat dipertimbangkan sebagai intervensi yang efektif sebagai upaya percepatan penurunan stunting.
Copyrights © 0000