Bandung Conference Series : Medical Science
743-750

Peran Tingkat Pengetahuan terhadap Kualitas Hidup Pasien Glaukoma: Studi Potong Lintang di RSUD Welas Asih Tahun 2025

Bilal Ali Arsy (Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
RB. Soeherman Herdiningrat (Unknown)
Ismawati (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. Glaucoma is a chronic eye disease characterized by progressive optic nerve damage and is a leading cause of irreversible blindness, significantly affecting patients’ quality of life. This study aimed to determine the relationship between the level of knowledge and quality of life among glaucoma patients at the Eye Clinic of Welas Asih Regional Hospital in 2025. This study employed an observational analytic method with a cross-sectional design. A total of 50 glaucoma patients were selected using simple random sampling. Patients’ knowledge levels were assessed using a glaucoma knowledge questionnaire, while quality of life was measured using the NEI VFQ-25 instrument. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the Chi-Square test. The results showed a significant relationship between the level of knowledge and quality of life among glaucoma patients (p=0.021). In conclusion, adequate patient knowledge regarding glaucoma plays an important role in improving the quality of life of glaucoma patients. Abstrak. Glaukoma merupakan penyakit mata kronis yang ditandai dengan kerusakan saraf optik secara progresif dan menjadi salah satu penyebab utama kebutaan irreversible yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan kualitas hidup pasien glaukoma di Poli Mata RSUD Welas Asih tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 50 pasien glaukoma yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pengetahuan glaukoma, sedangkan kualitas hidup dinilai menggunakan instrumen NEI VFQ-25. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan kualitas hidup pasien glaukoma (p=0,021). Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat pengetahuan yang baik berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien glaukoma.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSMS

Publisher

Subject

Humanities Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Bandung Conference Series: Medical Science (BCSMS) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Kedokteran dengan ruang lingkup Age, ASI, BPJS Kesehatan, CGT, Dokter layanan primer, Fungsi diastolic, Gender, Hepatitis A dan B, Interval Anak Balita, ...