Bandung Conference Series : Medical Science
971-978

Hubungan Bayi Berat Lahir Rendah Dengan Kejadian Hiperbilirubinemia Di RSUD Al-Ihsan Kabupaten Bandung Bulan Januari 2022-Desember 2023

Aliciana Anajwa Asyifa (Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Lisa Adhia Garina (Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. Hyperbilirubinemia in newborns is the most common problem. It is usually characterized by yellowing of the skin due to the accumulation of unconjugated, nonpolar, fat-soluble bilirubin pigment. There is also one factor that can increase the occurrence of hyperbiliruninemia is babies with low birth weight (<2500 grams). This study aims to analyze the relationship between low birth weight and the incidence of hyperbilirubinemia at Al-Ihsan Regional General Hospital (RSUD) Bandung Regency in 2022-2023. This study used observational analytic method with cross sectional research design. Samples were taken from patient medical record data with a total sample of 100 infants at Al-Ihsan Hospital in 2022-2023. There were 57 infants experiencing hyperbilirubinemia and 40 infants who did not experience hyperbilirubinemia. Based on Chi Square statistical analysis test, it can be decided that there is an insignificant relationship between infant weight and hyperbilirubinemia. (p=0.151, OR=0.950). Abstrak. Hiperbilirubinemia pada bayi baru lahir merupakan masalah umum yang paling sering terjadi. Biasanya,ditandai dengan kulit yang menguning akibat penumpukan pigmen bilirubin yang tidak terkonjugasi, nonpolar, dan larut dalam lemak. Ada pun salah faktor yang dapat meningkatkan terjadinya hiperbiliruninemia adalah bayi dengan berat badan lahir yang rendah (<2500 gram). Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan yang terjadi antara berat badan lahir rendah terhadap kejadian hyperbilirubinemia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al-Ihsan Kabupaten Bandung tahun 2022-2023. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel diambil berasal dari data rekam medis pasien dengan jumlah sample adalah 100 bayi di RSUD Al-Ihsan di tahun 2022-2023. Terdapat 57 bayi mengalami hyperbilirubinemia dan 40 bayi yang tidak mengalami hyperbilirubinemia. Hasil ini berdasarkan uji analisis statistik Chi Square di dapatkan bahwa hasil tersebut dapat diputuskan terdapat pengaruh hubungan yang tidak signifikan antara berat badan bayi dengan hiperbilirubinemia. (p=0.151, OR=0.950).

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSMS

Publisher

Subject

Humanities Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Bandung Conference Series: Medical Science (BCSMS) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Kedokteran dengan ruang lingkup Age, ASI, BPJS Kesehatan, CGT, Dokter layanan primer, Fungsi diastolic, Gender, Hepatitis A dan B, Interval Anak Balita, ...