Publish Date
30 Nov -0001
Abstract. Pneumonia is an infection that occurs in the lung parenchyma due to the invasion of microorganisms. One factor that affects the body's immune system is nutritional status. This study aims to analyze the relationship between nutritional status and the severity of pneumonia in pediatric patients at Waled Regional General Hospital, Cirebon Regency. This analytical observational study used a cross-sectional design from the medical records of pneumonia patients in 2024. The research subjects were pediatric patients suffering from pneumonia who were hospitalized at Waled Regional General Hospital. The severity of pneumonia was categorized as mild and severe. Nutritional status was classified as good, poor, and bad. The relationship analysis was performed using the Chi-Square test. The results showed that of the 232 subjects, 173 subjects (74.6%) had mild pneumonia with poor nutritional status (30.2%). There was no significant relationship between nutritional status and the severity of pneumonia (p = 0.398). The conclusion of this study is that there is no relationship between nutritional status and the severity of pneumonia. Nutritional status is not a determining factor in the severity of pneumonia; rather, there are other factors that can influence it, such as individual factors including exposure to cigarette smoke, age, breastfeeding, and immunization status, as well as environmental factors such as air pollution and environmental conditions. Abstrak. Pneumonia merupakan kondisi infeksius yang melibatkan jaringan parenkim paru dan diakibatkan oleh invasi mikroorganisme. Sistem imun yang lemah dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah. Salah satu faktor yang mempengaruhi sistem imun tubuh adalah status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dengan derajat keparahan pneumonia pada pasien anak di RSUD Waled Kabupaten Cirebon. Penelitian observasional analitik ini menggunakan desain cross-sectional dari data rekam medik pasien pneumonia periode 2024. Subjek penelitian adalah pasien anak-anak yang menderita pneumonia dan di rawat inap di RSUD Waled. Derajat keparahan pneumonia dikategorikan menjadi ringan dan berat. Status gizi diklasifikasikan menjadi baik, kurang, dan buruk. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 232 subjek, sebanyak 173 subjek (74,6%) mengalami pneumonia ringan dengan status gizi buruk 30,2%. Tidak terdapat hubungan bermakna antara status gizi dengan derajat keparahan pneumonia (p = 0,398). Kesimpulan penelitian ini tidak ada hubungan antara status gizi dengan derajat keparahan pneumonia. Status gizi bukan faktor penentu dari keparahan pneumonia, melainkan ada faktor lain yang dapat mempengaruhinya seperti faktor individu herupa paparan asap rokok, usia, pemberian asi, dan status imunisasi. serta faktor lingkungan seperti polusi udara dan kondisi lingkungan.
Copyrights © 0000