Publish Date
30 Nov -0001
Abstract. Leprosy remains a public health problem due to its potential to cause permanent disability. This literature review aims to examine the epidemiological characteristics and pathogenesis of leprosy from a medical perspective. The study employed a literature review method by synthesizing information obtained from clinical textbooks, national guidelines, and scientific journal articles discussing Mycobacterium leprae. The findings indicate that leprosy is more commonly observed among males of productive age. Disease pathogenesis is strongly influenced by the host immune response, in which a predominant Th1 response is associated with paucibacillary leprosy, while a Th2-dominant response is related to multibacillary leprosy. A comprehensive understanding of the immunological mechanisms of leprosy is essential to support early diagnosis and the appropriate administration of Multidrug Therapy (MDT), thereby preventing disability and reducing the risk of transmission. Abstrak. Penyakit kusta hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena berisiko menimbulkan kecacatan yang bersifat permanen. Tinjauan Pustaka ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik epidemiologi serta proses terjadinya kusta, ditinjau dari sudut pandang medis. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan Pustaka dengan mengintegrasikan informasi yang bersumber dari buku teks klinis, pedoman nasional, serta artikel jurnal ilmiah yang membahas Mycobacterium leprae. Hasil kajian menunjukkan bahwa kusta lebih sering ditemukan pada laki-laki usia produktif. Proses terjadinya penyakit sangat dipengaruhi oleh respon imun tubuh, di mana dominasi respon Th1 berkaitan dengan kusta tipe paucibacillary, sedangkan respon Th2 berhubungan dengan tipe multibacillary. Pemahaman yang baik mengenai mekanisme imunologis kusta menjadi hal yang penting untuk mendukung diagnosis dini dan pemberian terapi Multidrug Therapy (MDT) secara tepat, sehingga dapat mencegah kecacatan dan menurunkan risiko penularan.
Copyrights © 0000