Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan atensi anak dengan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (ADHD) tipe inatensi melalui teknik token economy. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif Single Subject Research (SSR) dengan model A-B-A. Subjek adalah seorang anak sekolah dasar dengan gejala ADHD yang kesulitan fokus saat kegiatan belajar dan menyelesaikan tugas. Intervensi diberikan selama lima sesi pembelajaran dengan penerapan token economy berupa pemberian stiker dan reward ketika target perilaku tercapai. Hasil menunjukkan adanya peningkatan durasi atensi dari kurang dari lima menit pada fase baseline menjadi 7–8 menit selama intervensi, serta meningkatnya ketuntasan penyelesaian tugas. Efek intervensi tetap bertahan meskipun reinforcement dihentikan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa token economy efektif digunakan untuk meningkatkan atensi dan kemandirian belajar anak dengan ADHD.
Copyrights © 2025