Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran penemuan berbasis video dan interaksi sosial terhadap hasil belajar IPA siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen rancangan faktorial 2×2. Sampel penelitian adalah siswa kelas V di dua sekolah dasar di Kecamatan Barumun, yaitu 22 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 21 siswa sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian adalah tes hasil belajar dan angket interaksi sosial. Data dianalisis menggunakan ANAVA dua jalur setelah uji prasyarat normalitas dan homogenitas terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) siswa yang diajarkan dengan pembelajaran penemuan berbasis video mencapai hasil belajar yang lebih tinggi daripada siswa yang diajarkan dengan metode ekspositori (rata-rata 76,82 > 68,95); (2) interaksi sosial berpengaruh signifikan, dengan hasil belajar siswa kooperatif lebih baik daripada yang kompetitif; dan (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran dan interaksi sosial (F = 4,393; p = 0,043). Temuan ini menegaskan pentingnya kombinasi pembelajaran penemuan, media video, dan interaksi sosial kooperatif dalam meningkatkan hasil belajar sains siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2025