Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh program latihan angkat beban yang terstruktur terhadap akurasi smash bola voli pada siswa SMP. Meskipun penelitian sebelumnya telah mengkaji kekuatan dan performa smash, bukti empiris pada siswa SMP dalam setting ekstrakurikuler sekolah dengan perlakuan latihan angkat beban yang terkontrol masih terbatas. Penelitian ini mengisi celah tersebut dengan menerapkan program latihan angkat beban yang diawasi dan disesuaikan dengan usia siswa. Penelitian menggunakan desain quasi experiment Pretest–posttest control group design. Sampel berjumlah 24 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bola voli di SMPN 1 Montong Gading, diambil dengan total sampling dan dibagi menjadi kelompok eksperimen (n = 12) dan kelompok kontrol (n = 12). Kelompok eksperimen memperoleh latihan angkat beban, sedangkan kelompok kontrol memperoleh latihan bola voli konvensional. Akurasi smash diukur melalui tes akurasi smash lima percobaan, kemudian skor dikonversi menggunakan T-score. Data dianalisis menggunakan Independent Samples t-Test dengan bantuan SPSS pada taraf signifikansi 5%. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol, dan perbedaannya signifikan (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa latihan angkat beban yang terstruktur berkontribusi terhadap peningkatan akurasi smash. Namun, latihan perlu dilakukan secara bertahap, dengan beban yang sesuai, pengawasan ketat, dan dikombinasikan dengan latihan teknik smash. Simpulan penelitian ini adalah latihan angkat beban dapat digunakan sebagai latihan pendukung untuk meningkatkan akurasi smash siswa dalam permainan bola voli.
Copyrights © 2026