Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan terhadap kebijakan dividen pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2017–2020. Profitabilitas diukur menggunakan Return on Assets (ROA), likuiditas menggunakan Current Ratio (CR), ukuran perusahaan menggunakan logaritma natural total aset (Firm Size), sedangkan kebijakan dividen diukur menggunakan Dividend Payout Ratio (DPR). Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan serta publikasi BEI. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling berdasarkan ketersediaan laporan keuangan dan konsistensi pembagian dividen selama periode pengamatan. Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh 14 perusahaan dengan jumlah 56 observasi. Pengolahan data dilakukan menggunakan SPSS melalui analisis statistik deskriptif, pengujian asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil pengujian parsial menunjukkan bahwa ROA tidak berpengaruh signifikan terhadap DPR dengan nilai signifikansi 0,323. CR berpengaruh positif dan signifikan terhadap DPR dengan nilai signifikansi 0,019 dan koefisien regresi 0,048. Sementara itu, Firm Size tidak berpengaruh signifikan terhadap DPR dengan nilai signifikansi 0,240. Secara simultan, ketiga variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap DPR karena nilai F sebesar 2,588 dengan signifikansi 0,063. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,080 menunjukkan bahwa model menjelaskan 8% variasi kebijakan dividen, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa likuiditas menjadi variabel yang memiliki hubungan parsial signifikan dalam sampel penelitian.
Copyrights © 2026