JACTS
Vol 4 No 2 (2026): OKTOBER 2026

MIXED USE RESORT DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BERKELANJUTAN

Wibowo, Yohanes Bondan Ari (Unknown)
Krisnawati, Eny (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Nov 2026

Abstract

Perkembangan sektor pariwisata di Kabupaten Karanganyar menunjukkan peningkatan seiring bertambahnya jumlah kunjungan wisatawan setiap tahunnya. Kondisi tersebut meningkatkan kebutuhan fasilitas akomodasi yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat menginap, tetapi juga memberikan pengalaman wisata terintegrasi dengan potensi lokal. Sebagian besar akomodasi masih bersifat konvensional sehingga belum optimal dalam memanfaatkan potensi pertanian dan perkebunan Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini bertujuan memperoleh konsep perencanaan dan perancangan Mixed Use Resort dengan pendekatan arsitektur berkelanjutan yang mengintegrasikan fungsi resort, hotel, agrowisata, serta pengolahan hasil pertanian dalam satu kawasan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data primer dan sekunder, studi literatur, studi preseden, observasi lapangan, serta analisis tapak, ruang, massa bangunan, struktur, dan utilitas. Hasil perancangan berupa kawasan Mixed Use Resort yang mengintegrasikan aktivitas wisata, edukasi, dan rekreasi berbasis agrowisata melalui orientasi dan tata massa yang menyesuaikan kondisi tapak, pencahayaan dan penghawaan alami, rainwater harvesting, pengolahan limbah, pemanfaatan energi terbarukan, vegetasi, serta material ramah lingkungan. Penerapan strategi tersebut mendukung kenyamanan pengguna, efisiensi sumber daya, pengurangan dampak terhadap lingkungan, serta peningkatan nilai potensi lokal secara berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JACTS

Publisher

Subject

Religion Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

JACTS berfokus kepada bidang arsitektur, kebudayaan, dan pariwisata. Arsitektur sebagai wadah manusia dalam beraktivitas, menciptakan ruang (space and place) dalam pengelolaan dan penataan lingkungan binaan (environment) dipengaruhi oleh budaya (peradaban) manusia. Arsitektur juga sering menjadi ...