Budaya literasi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Wonogiri, masih tergolong rendah. Berdasarkan data BPS Jawa Tengah, indeks literasi masyarakat Wonogiri menjadi yang terendah di provinsi tersebut, dengan jumlah perpustakaan, koleksi buku, dan pustakawan yang masih jauh dari standar ideal. Di sisi lain, perpustakaan konvensional dinilai kurang mampu menarik minat Generasi Z yang dekat dengan teknologi digital, gaya belajar visual-interaktif, serta kebutuhan ruang kolaboratif. Penelitian ini bertujuan merumuskan konsep perencanaan dan perancangan Perpustakaan Gen-Z yang terintegrasi dengan Creative Hub di Kabupaten Wonogiri melalui pendekatan Arsitektur Human Centered Design (HCD), yaitu pendekatan desain yang menempatkan kebutuhan, karakter, emosi, dan perilaku pengguna sebagai fokus utama proses perancangan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan didukung data kuantitatif sekunder, melalui tahapan pengumpulan data, kompilasi data, analisis, dan sintesis. Penerapan prinsip HCD tercermin pada tata ruang yang fleksibel dan mudah dipahami, aksesibilitas inklusif bagi difabel, pencahayaan dan penghawaan alami, serta fasilitas Creative Hub berupa co-working space, studio foto-video, dan design/editing lab. Perancangan ini diharapkan mampu meningkatkan minat literasi, mendorong kreativitas Generasi Z, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat Wonogiri.
Copyrights © 2026