Mabhyasa Nartana merupakan karya tari yang mengangkattentang spirit dan gaya condong gambuh I Made Bukel(almarhum), bagaimana pencipta mentraspormasikan spirit dan gaya condong I Made Bukel (almarhum) dan dikembangkanmenjadi tari kreasi yang berjudul Mabhyasa Nartana. Mabhyasa yang artinya belajar, Nartana yang berarti tarian, merupakangabungan istilah kata yang berakar dari bahasa Bali, Judul inidigunakan merujuk pada sebuah konsep, praktik sebuah karyaseni tari. Secara kontekstual, rasa ini menggambarkan dedikasiatau keterikatan yang mendalam seseorang atau sekelompokorang terhadap seni tari tradisional, lebih-lebih yang bersifatklasik. Proses karya berlandaskan teori estetika Djelantik sertamenggunakan metode Panca MA yang mencakup tahapMangawitin,Manuwutin,Magisi,Malebang,Makebah. Wujudkarya ini disajikan dalam bentuk kelompok yang melibatkan 18 penari, 7 penari laki-laki, 11 penari Perempuan, karya tari iniberwujud tari kreasi, tatarias minimlis, tata busana, menggunakangamelan semarapagulingan dikolaborasikan dengan seperangkatgambelan gambuh, serta elemen artistic seperti video projection,lampu tangan dan lampu lilin, propertimeja,katung,bingkai foto. Pertunjukan dipresentasikan di panggung proscenium Natya Mandala ISI Bali dengan karyaberdurasi 12 menit. Kata kunci: Gambuh, I Made Bukel, Panca Ma
Copyrights © 2026