Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program penyuluhan pertanian pada Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tebing Tinggi Kabupaten Balangan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap 14 informan yang terdiri dari Koordinator BPP, penyuluh pertanian lapangan, ketua kelompok tani, dan anggota kelompok tani, serta observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman(2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program penyuluhan pertanian belum optimal pada aspek komunikasi dan sumber daya, namun cukup baik pada aspek disposisi dan struktur birokrasi. Faktor pendukung meliputi komitmen penyuluh, dukungan pemerintah daerah, dan kerja sama kelompok tani. Faktor penghambat meliputi keterbatasan jumlah penyuluh, kurangnya sarana prasarana, rendahnya partisipasi petani, dan kondisi geografis. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan jumlah penyuluh, fasilitas pendukung, intensitas komunikasi, dan penerapan metode penyuluhan partisipatif.
Copyrights © 2026