Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) di Desa Pandulangan, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 12 informan yang terdiri dari Kepala Desa, pendamping program, delapan anggota kelompok PEKKA, dan dua tokoh masyarakat, serta observasi partisipatif dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori efektivitas organisasi Richard M. Steers yang mencakup tiga indikator utama: pencapaian tujuan, efisiensi penggunaan sumber daya, dan responsivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program PEKKA berada pada kategori cukup efektif. Pencapaian tujuan dinilai cukup efektif karena program berhasil meningkatkan keterampilan dan kepercayaan diri anggota, meskipun kemandirian ekonomi belum optimal. Efisiensi penggunaan sumber daya menunjukkan hasil cukup efektif dengan adanya struktur organisasi yang jelas dan peran aktif pendamping, namun terkendala keterbatasan anggaran dan fasilitas. Responsivitas program masih kurang efektif, terutama dalam memenuhi kebutuhan lanjutan anggota seperti modal usaha, peralatan produksi, dan pemasaran. Faktor pendukung meliputi peran aktif pendamping, kerja sama antaranggota, dan dukungan administratif pemerintah desa. Faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu anggota, keterbatasan modal dan sarana produksi, serta minimnya kerja sama lintas sektor. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kolaborasi antarinstansi, peningkatan dukungan anggaran dan fasilitas dari pemerintah desa, serta pengembangan pendampingan usaha berkelanjutan bagi anggota.
Copyrights © 2026