Pada Proses penetasan telur ayam secara alami memiliki tingkat keberhasilan yang rendah akibat kurangnya kontrol suhu, kelembapan, serta ancaman dari hewan predator seperti tikus serta induvidu yang tidak peduli atau tidak memahami sistem dapat membuka pintu inkubator sembarangan menjadi inkubator tidak berfungsi dengan baik . Penelitian ini mengembangkan sistem monitoring dan keamanan berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi inkubator telur ayam. Sistem ini menggunakan ESP32 sebagai pengendali utama, sensor DHT22 untuk mengukur suhu dan kelembapan, serta sensor PIR untuk deteksi gerakan di sekitar inkubator. Notifikasi dikirim ke pengguna melalui aplikasi Blynk. Aktuator seperti buzzer dan motor servo digunakan untuk merespon gangguan keamanan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan monitoring dan keamanan serta memberikan respon otomatis secara real-time terhadap perubahan kondisi lingkungan dan gangguan eksternal.
Copyrights © 2026