Os femur merupakan tulang panjang terbesar dan terkuat pada tubuh manusia yang berfungsi menopang berat badan serta berperan penting dalam proses pergerakan. Fraktur os femur 1/3 medial merupakan kondisi terputusnya kontinuitas tulang pada bagian diafisis femur yang umumnya disebabkan oleh trauma dan sering disertai cedera jaringan lunak di sekitarnya. Pemeriksaan radiografi berperan penting dalam menegakkan diagnosis serta menentukan penatalaksanaan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pemeriksaan radiografi os femur dextra dengan sangkaan fraktur 1/3 medial di Rumah Sakit Adam Malik Medan serta memperoleh gambaran radiografi yang optimal. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi langsung terhadap prosedur pemeriksaan radiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan dilakukan menggunakan proyeksi Antero-Posterior (AP) dan Lateral dengan sistem Digital Radiography (DR). Hasil expertise memperlihatkan fraktur komplit pada diafisis os femur dextra 1/3 medial disertai displacement, angulasi, deformitas korteks, serta pembengkakan jaringan lunak (soft tissue swelling) di sekitarnya tanpa dislokasi sendi. Kendala utama selama pemeriksaan adalah pasien kurang kooperatif akibat nyeri, sehingga diperlukan bantuan keluarga dalam mempertahankan posisi pasien dengan tetap menerapkan prinsip proteksi radiasi. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan proyeksi AP dan Lateral dengan Digital Radiography (DR) mampu menghasilkan gambaran radiografi yang optimal untuk menegakkan diagnosis fraktur os femur dextra 1/3 medial, meskipun terdapat kendala dalam positioning akibat kondisi pasien.
Copyrights © 2026