Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Strategi Digital Pander, Pengelolaan Pesanan Pelanggan, dan Modernisasi Kemasan Produk terhadap Keberlanjutan Usaha Mikro Berbasis Kearifan Lokal pada perajin Kasai Bisa di Kota Palangka Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional) terhadap 28 perajin aktif di Kompleks Sosial Mendawai melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Digital Pander dan Modernisasi Kemasan Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan usaha, sedangkan Pengelolaan Pesanan Pelanggan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan dengan nilai R Square sebesar 0,850, yang menunjukkan kemampuan model menjelaskan 85% variasi keberlanjutan usaha. Dari perspektif akuntansi manajemen dan sistem informasi akuntansi, aktivitas digital, informasi pesanan, dan keputusan terkait kemasan mendukung perencanaan, pengendalian, evaluasi, serta pengambilan keputusan bisnis. Penelitian ini mengintegrasikan strategi digital berbasis budaya, pengelolaan informasi pesanan, dan modernisasi kemasan dalam model keberlanjutan usaha mikro tradisional dengan tetap mempertahankan identitas budaya Dayak.
Copyrights © 2026