Upaya mendukung Program Indonesia Emas 2045, salah satu fokus tujuan dalam peningkatan Sumber Daya Manusia sejak usia dini serta Target SDGs khususnya tujuan ke-3 (good health and well-being), tujuan ke-4 (quality education). Prevalensi Nasional tahun 2024 tercatat 19,8% kejadian stunting dimana RPJMN 2029 menargetkan stunting berada pada angka 14,2%. Prevalensi stunting di Kota Samarinda cukup tinggi dibeberapa wilayah mencapai 24,4% yang masih dibawah target. Anak usia pra sekolah merupakan masa periode emas dalam perkembangan seorang anak yang membutuhkan stimulasi tepat, diharapakan dalam masa ini mampu menentukan kesiapan anak dalam memasuki Pendidikan formal sehingga menghasilkan kualitas Sumber Daya Manusia unggul dimasa depan. Tujuan penelitian untuk menganalisis Efektivitas Sidila dalam optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan pada anak pra sekolah di Kota Samarinda. Metode penelitian menggunakan Quasi-Experimental Design dengan pendekatan pre-post test with control group design. Hasil penelitian nilai p value < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Sidila efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak pra sekolah, efek terbesar didapatkan pada area kognitif dan motorik dengan nilai p value < 0,001. Temuan ini menjadi salah satu pengembangan inovasi dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan pada anak pra sekolah dalam memanfaatkan sidila berbasis digital yang bisa diterapkan secara mandiri baik disekolah maupun dirumah.
Copyrights © 2026