Gangguan psikologis seperti kecemasan dan depresi sering terjadi pada pasien stroke dan dapat menurunkan kualitas hidup. Intervensi berbasis mindfulness telah banyak dikaji sebagai pendekatan non-farmakologis untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas intervensi berbasis mindfulness terhadap kecemasan, depresi, dan kualitas hidup pasien pasca stroke melalui tinjauan sistematis. Tinjauan sistematis ini mengikuti pedoman PRISMA dengan pencarian literatur pada Sembilan database. Sebelas studi eksperimental yang memenuhi kriteria dievaluasi menggunakan JBI Critical Appraisal dan dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa lima studi melaporkan penurunan kecemasan, delapan studi menunjukkan penurunan depresi, dan tujuh studi melaporkan peningkatan kualitas hidup. Enam studi juga melaporkan manfaat tambahan terhadap fungsi kognitif, fungsi motorik, aktivitas sehari-hari, kualitas tidur, efikasi diri, spastisitas, kelelahan, dan keparahan stroke. Namun, beberapa studi menunjukkan hasil yang tidak signifikan, sementara variasi desain penelitian, intervensi, durasi, dan instrumen pengukuran membatasi generalisasi temuan. Intervensi berbasis mindfulness berpotensi meningkatkan kesehatan mental dan kualitas hidup pasien pasca stroke, meskipun masih diperlukan penelitian dengan desain yang lebih kuat dan konsisten.
Copyrights © 2026