Metabolic dysfunction-associated steatotic liver disease (MASLD) merupakan penyakit hati kronis yang berkaitan erat dengan obesitas, resistensi insulin, diabetes melitus tipe 2, dislipidemia, dan gangguan metabolik lain. Patogenesis MASLD melibatkan akumulasi lipid hepatik, stres oksidatif, inflamasi kronis, disfungsi mitokondria, serta gangguan metabolisme asam empedu. Kajian ini bertujuan membahas potensi elobixibat sebagai terapi MASLD melalui aspek farmakologi, farmakokinetik, farmakodinamik, mekanisme kerja, efektivitas, dan keamanan. Penelusuran literatur dilakukan pada PubMed, ScienceDirect, Wiley Online Library, Scopus, dan ClinicalTrials.gov dengan fokus pada artikel tahun 2016 sampai 2025. Elobixibat merupakan inhibitor selektif ileal bile acid transporter atau apical sodium-dependent bile acid transporter yang bekerja di ileum terminal. Hambatan transporter ini meningkatkan ekskresi asam empedu melalui feses, merangsang sintesis asam empedu hepatik dari kolesterol, serta memodulasi jalur FXR, TGR5, dan FGF19. Mekanisme tersebut berpotensi menurunkan lipogenesis hepatik, memperbaiki sensitivitas insulin, menurunkan trigliserida, LDL, ALT, dan AST, serta mengurangi steatosis hati. Efek samping utama berupa diare, nyeri abdomen, kembung, dan flatulensi. Elobixibat menunjukkan potensi sebagai terapi MASLD, tetapi uji klinis jangka panjang masih diperlukan.
Copyrights © 2026