Diabetes melitus tipe 2 membutuhkan pengelolaan jangka panjang. Keluarga membantu pasien mengakses pelayanan, memahami informasi kesehatan, dan menjalankan perawatan di rumah. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman keluarga mengenai kontinuitas pelayanan bagi pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues. Penelitian menggunakan desain kualitatif fenomenologi deskriptif dengan 10 anggota keluarga yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur pada Agustus–September 2026 dan dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Ditemukan lima tema: kontinuitas informasi, hubungan keluarga dengan tenaga kesehatan, manajemen pelayanan, faktor pendukung dan penghambat, serta harapan keluarga. Secara umum, keluarga menilai informasi cukup jelas, interaksi petugas baik, dan alur pelayanan relatif terhubung. Catatan pasien membantu menjaga informasi antarkunjungan. Hambatan meliputi waktu tunggu, keterbatasan waktu keluarga, dan kebutuhan memperoleh pemeriksaan atau terapi di fasilitas lain. Keluarga mengharapkan edukasi terarah, dokumentasi terintegrasi, pengingat kontrol, kegiatan promotif, pemeriksaan lebih lengkap, serta ketersediaan terapi yang lebih baik. Puskesmas perlu memperkuat dokumentasi, edukasi keluarga, koordinasi tindak lanjut, dan komunikasi program promotif.
Copyrights © 2026