Transformasi digital di sektor pendidikan menuntut adanya peningkatan akurasi dan efisiensi dalam pengelolaan kehadiran siswa. Kendala pada sistem presensi berbasis manual di SMA Katolik Bintang Kejora Jakarta—seperti tingginya potensi manipulasi kehadiran, risiko kekeliruan pencatatan, dan kelambatan pengolahan data—menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan mengonstruksi sistem absensi berbasis web yang mengintegrasikan algoritma Time-Based One-Time Password (TOTP) pada Dynamic QR Code serta teknologi Geofencing untuk menjamin keaslian dan validitas data. Pengembangan aplikasi menerapkan metode Waterfall, dengan teknik pengumpulan data meliputi studi literatur, wawancara, dan observasi langsung. Aplikasi dibangun memanfaatkan framework Laravel serta sistem basis data MySQL. Algoritma TOTP difungsikan untuk memperbarui kode QR secara berkala, sementara Geofencing membatasi proses pencatatan presensi agar hanya dapat diakses dalam radius area sekolah yang telah ditentukan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mencegah duplikasi QR Code, memverifikasi lokasi secara real-time, dan meningkatkan keandalan presensi. Berdasarkan evaluasi Black Box Testing, seluruh fitur aplikasi terbukti beroperasi secara presisi sesuai spesifikasi kebutuhan.
Copyrights © 2026