Desa Janti, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri memiliki potensi komoditas pare yang selama ini hanya dimanfaatkan sebagai sayuran segar dengan nilai ekonomi relatif rendah. Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan hasil pertanian menyebabkan belum optimalnya nilai tambah produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas Kelompok Tani Sayur Desa Janti melalui pelatihan produksi dan pengolahan keripik pare sebagai produk bernilai tambah. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, penyuluhan, pelatihan praktik langsung, pendampingan penggunaan alat (mesin pemotong dan peniris minyak), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test dan penilaian keterampilan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman mitra secara signifikan dari 0–20% sebelum kegiatan menjadi 100% setelah kegiatan. Penilaian keterampilan berada pada kategori baik hingga sangat baik dengan skor 4,0–5,0. Uji kesukaan masyarakat terhadap warna, kerenyahan, dan rasa menunjukkan tingkat penerimaan yang baik. Kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian kelompok tani dalam mengembangkan usaha olahan pare serta berpotensi mendukung peningkatan ekonomi masyarakat desa
Copyrights © 2026