Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas Program Bantuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) LAZISMU Bantul Kota dalam mendukung pengembangan usaha penerima manfaat serta mengidentifikasi kendala pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus evaluatif. Informan berjumlah 17 orang, terdiri atas pimpinan LAZISMU Bantul Kota, koordinator program pemberdayaan ekonomi/UMKM, dan 15 pelaku UMKM penerima bantuan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Evaluasi menggunakan empat indikator efektivitas program, yaitu ketepatan sasaran, sosialisasi, pencapaian tujuan, serta pemantauan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program secara keseluruhan efektif dalam mendukung pengembangan UMKM. Ketepatan sasaran tergolong baik karena penerima merupakan mustahik produktif yang memiliki usaha aktif dan kebutuhan modalnya diidentifikasi melalui seleksi administrasi serta survei lapangan. Sosialisasi berjalan melalui pendekatan komunitas dan tatap muka, tetapi jangkauannya masih terbatas pada jaringan internal Muhammadiyah. Seluruh 15 penerima mengalami peningkatan omzet harian sebesar Rp30.000–Rp150.000 atau 13,6%–66,7%. Pemantauan dan pendampingan juga telah berjalan, tetapi intensitasnya belum merata. Kendala utama meliputi keterbatasan jangkauan sosialisasi, data awal penerima, sumber daya manusia pendamping, perbedaan kapasitas usaha, serta kendala manajemen dan akses pasar. Program menunjukkan kontribusi positif terhadap pengembangan usaha penerima manfaat, tetapi penguatan sistem pendataan, sosialisasi, dan pendampingan masih diperlukan untuk mendukung keberlanjutan program.
Copyrights © 2026