Fenomena baby smoker menjadi permasalahan kesehatan remaja yang memerlukan upaya pencegahan melalui edukasi dan penguatan lingkungan sekolah sehat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai bahaya merokok dan mendorong kepedulian terhadap lingkungan melalui edukasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan dilaksanakan di SMPN 5 Abiansemal, Bali, dengan melibatkan 64 siswa melalui penyuluhan interaktif, diskusi, praktik penanaman TOGA, serta evaluasi pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan proporsi siswa berpengetahuan baik dari 93,75% menjadi 96,88%. Sebanyak 98,44% siswa menyatakan tidak merokok dan 96,88% mendukung perilaku tidak merokok sebagai kontribusi terhadap kesehatan lingkungan. Siswa juga berpartisipasi aktif dalam penanaman TOGA. Kegiatan ini menunjukkan penguatan pengetahuan dan partisipasi siswa, tetapi perubahan perilaku merokok jangka panjang masih memerlukan evaluasi lanjutan.
Copyrights © 2026